Jika Harus Memilih ( edisi Pemilu )

Jika harus memilih..

Logikaku bermain sangat kental dalam hegemony prosesi itu,
Tahukah,bahwa setiap sen dari keping harga diri ini serasa tak dihargakan..
Tahukah,bahwa setiap sel dari kesetiaan ini tak di unggahkan..
Tahukah, bahwa setiap harap ini tak dihiraukan
Tahukah, bahwa setiap derita ini tak terujungkan
Tahukah, bahwa carut marut pengalaman dalam kejadian demi kejadian ini membebalkan..

Lantas kenapa..kembali kau datang dengan sebegitu rinci janjian ..
Adakah rasa dihatimu…
Adakah malu di benakmu..
Adakah fikir di otakmu..
Adakah kami di relungmu..yang slama ini mengharap dan kau perharap..
Tak cukupkah kau menyiksa lagi,,dan datang toreh luka lama yang coba kami pahamkan..
Dengan mendompleng kereta berbakarkan setiap tetes keringat payah kami..
Dan itu yang kau hamburkan dengan legalitas kenegarawanan..
dan skali lagi kau siakan..

Bukan tak ingin berbakti..
tapi kami pilu..adakah ini jalannya..
Agar yang kami tahu tentang kesejahteraan yang terlalu sederhana ini tercapaikan..
Agar yang kami tahu tentang perubahan itu tercernakan..
Agar yang kami tahu janji-janji itu kau perjuangkan..
Agar yang kami tahu dan kau juga tahu bahwa betapa inginnya kami bangsa ini kau benahi
Yang Demi cinta pada bangsa ini..
Apapun itu kan kami tebusi sekalipun dengan jiwa-jiwa ini..

Dan jika harus aku memilih..

Akan kulakukan itu..
Karna sadar ego ini takkan mampu membenahi..
Karna sadar pahit ini takkan mampu mengharapi..
Karna sadar tak harus kami berpatah hati..
karna kami yakin
HARAPAN ITU MASIH ADA..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s